Sebagian orang bilang, cemburu itu tanda sayang. Tapi menurut simbok, “Cemburu itu berarti kamu insecure.” Dan ya, setelah kurenungkan, ternyata dia benar juga. Kecemburuan pada pasangan, rekan kerja, tetangga, saudara, atau musuh sekalipun. Cemburu timbul ketika kita merasa posisi kita terancam karena adanya orang lain yang kita anggap pesaing, sehingga membuat kita tidak lagi merasa aman. Namun jika kita merasa yakin dengan kualifikasi diri sendiri, a.k.a percaya diri, dan menganggap orang lain itu bukan sebagai pesaing, sesungguhnya perasaan cemburu itu tak perlu ada. Lalu bagaimana?
Arsip untuk Januari, 2008
Episode Insecure
Episode Setengah Tiang
Kemarin, Jenderal itu pergi. Lelah untuk melawan dan akhirnya menyerah kalah pada malaikat maut.
Kemarin, RSPP penuh dengan orang-orang yang mencintai, memuja, menghujat dan membenci beliau.
Kemarin, semua stasiun televisi dan radio penuh dengan berita kepergian beliau. Semua disiarkan langsung.
Hari ini pun berita itu masih jadi yang terpanas.
Hari ini bendera dikibarkan setengah tiang. Sebagai tanda berkabung negara, katanya.
Sekarang beliau sedang memulai perjalanan baru. Entah perjalanan yang ringan atau justru jauh lebih berat. Wallahu ‘alam.
Selamat jalan Jenderal. Semoga engkau tenang disisiNya. Semoga perjalananmu ringan. Biarlah Tuhan saja yang mengadilimu. Karena hanya Ia yang Maha Adil.
And this is the Main Course..!!! Yaps..Bunderan HI, Jumat malam. Heuheuheu..Benar-benar malam yang riuh, rame, seru..!! Inget ajakan mas ipul dulu waktu dia bertandang ke nusakambangan, maka saya memenuhinya. Katanya, “Ditanggung ga kecewa.” And he was right..!! Banyak tamu dari jauh yang datang. Ada tika, mba gita, mas iman, sarah, tito, jakober dan anto.
Kalo warga BHI-nya (maaf kalo ga kesebut semua) ada pakde mbilung, balibul, mas ipul, omith, mas pitik, endik, ndoro kakung, mas mikow, mas hedi, luthfi, yudhi, bambang, mba viving dan gita. Sang presiden malah ga dateng dikarenakan sedang sakit (katanya).
Sore itu, sebelum ke HI, kami (saya sama pitix) ngopi di sebuah tempat ngopi di Sarinah sambil menunggu kedatangan pakde mbilung, tika dan gembul yang habis jalan-jalan ke bandung. Sepuluh menit kemudian menyusul mas ipul dan omith. Dan ga sampe setengah jam, mereka bertiga dateng juga. Beuh..nampak sekali kelelahan di raut wajah mereka.
“Aku rung sempet turu, mba.”, kata balibul. Welah..ngopo ae, mbul?? Mesaknee..
Satu kata buat pengalaman di Bunderan HI Jumat malam itu. Awesome.
It’s priceless to know u all. Hope our relationship and friendship will last forever. And hope there’s a chance to see u all again..
p. s : Makasih ya Phie atas foto-fotonya..
Melanjutkan kisah kopdar saya yang lalu, inilah appetizer keduanya , saya bertemu dengan kawan lama semasa SMA dan saya menagih janji salah satu dari mereka dulu.
“Main lah ke Jakarta. Bawain kolak. Ntar diajak muter-muter di Kota Wisata.”, ujarnya waktu itu.
Maka ketika saya sudah menginjakkan kaki di kota mucikari ini, saya menagih janjinya (padahal saya ga bawa kolak lho..heuheuheu…).
Yaaahh..seperti layaknya tempat wisata dan jalan2 lainnya, di Kota Wisata ini pun menjadi tempat yang asyik untuk memadu kasih. Sayangnya saya ndak bisa ambil gambar mereka semua, karena keburu kabur targetnya. Kekekeke… (Ga bakat jadi paparazzi ). Hanya dapet ini dan itu.
Meski gerimis, dokumentasi jalan terus dooong…
Episode Kudapan Malaikat
Pernah melihat kudapan malaikat? Ternyata seperti inilah bentuknya. Awalnya penasaran dengan nama tokonya lalu berminat untuk mencoba, namun setelah melihat wujudnya, saya jadi mengurungkan niat.

Mungkin ada dari Anda sekalian yang ingin merasakannya? Sembari berkhayal bercengkerama dengan malaikat di sore yang indah ditemani secangkir minuman dan kudapan ala malaikat???Hmmm…






Sahutan Terakhir