Menyelami dunia baru (yang sesungguhnya pun tak begitu baru) di depan mataku ini ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan, pun tak seringan mengucapkan kata-kata umpatan. Meski telah dibekali bertumpuk-tumpuk literatur dan berribu-ribu memori yang berjejalan dalam lilitan alur otakku yang sempit, namun semua teori itu impoten, seketika kehilangan kegagahannya ketika tiba saatnya untuk bertempur. Aku pun tergagap. Merasa kerdil dan tumpul. Ternyata apa yang kuketahui selama ini, segala hipotesis dan teori yang kuumbar dan gembor-gemborkan seketika loyo dan kalah oleh kesederhanaan tutur dan tindak mereka, sang jawara pengalaman. Merekalah sesungguhnya guru. Merekalah sesungguhnya literatur itu.
“Lalu apa lagi yang bisa kausombongkan? Kamu bukan siapa-siapa. Embel-embel di belakang namamu itu tak berharga sama sekali. Kamu bukan apa-apa.”
Iya, Kau benar. Aku memang bukan siapa-siapa. Bukan apa-apa. Sedari dulu pun begitu. Tapi setidaknya aku ingin bisa, menjadi seperti mereka. Belajar dari pengalaman. Tua di lapangan dan kenyang makan segala rasa kehidupan. Hidup adalah tentang berproses. Semua perlu waktu, bukan? Semoga Sang Waktu mau berbaik hati dan memihak kepadaku hingga ku mampu menghadapi duniaku yang (tak terlalu) baru ini.
~~ SELAMAT BERJUANG, MARURIA…!!!~~






kalau kita mau merendahkan hati untuk belajar, maka sang waktu pasti memihak kepada kita..
tukangkopi :::
betul mas…sedang dalam proses belajar.
*gemana diklat bikin kopinya???*
aih siapa bilang kamu bukan siapa2

kamu maruria kan
manusia itu memang perlu belajar terus menerus. Makanya ada pepatah belajar sampai ke negeri Cina. Jauh bo’
IndahJuliSibarani :::
hehehehehe…betul..!! belajar tiada henti, karena sesungguhnya, hidup itu sendiri adalah pembelajaran
memang dunia itu tiruan yang tak sempurna
peyek :::
tiruan opo mas? bukankah semua tiruan pasti tak sempurna???
ooo…pindah rumah ya, mbak?
*ndak pokus*
yang penting belajar dan terus belajar. ga ada ruginya kok
sesungguhnya harap-harap maruria mengawal diri, bukan diri yang mengawal kamu
jangan cepat merasa selesa dengan apa yang ada, terus dan terus maju. lihat kebelakang cuma sebagai peransang saja. ini ada soalan yang perlu dijawab buat maruria….1. apa yang paling jauh dari kita? 2. apa yang paling dekat dengan kita? cuba jawab dulu nanti saya akan beri soalan yang lain. Kepada komentar yang lain boleh cuba!!! Kalau betul jawapan semua barulah kita tahu siapa diri kita sebenarnya. Selamat mencuba!!!!!
yup, biarkanlah waktu yg membimbing langkah kita
kalo aku malahan sekarang males belajar knapa ya?
SEMANGAT!!!.. hehehehe…
“Belajar dari pengalaman. Tua di lapangan dan kenyang makan segala rasa kehidupan. Hidup adalah tentang berproses. “
sayah cinta bagian ituh.. ^^
Usahalah sampai maksimal, jika gagal berarti bodo
Selamat berjuang maruria, selamat bergaul bersama petani2. Aku wis pensiun
selamat berjuang di tempat yang baru jeng..
hihihi..
tenang semuanya bisa dipelajar koq..
just do it ..
Ngobrol2 mba’ Maru lagi belajar opo to? Barangkali ada yang gak bisa saya bantu. *hi3 ngilang dulu*
Selamat Berjuang. !!!
good luck and be strong always. and salam kenal deh
~~ SELAMAT BERJUANG, MARURIA…!!!~~
lha? kok kasih ucapan selamat buat diri sendiri?
Aku yakin Maruria sedang belajar dari pengalaman.
selamat berjuang di tempat baru…
kutitipkan kesejahteraan wong tani di pundakmu
kapan makan-makan?
orang yang kenyang dgn pengalaman kadang memang tak punya apa2 dibelakang namanya..
Tapi kita masih bisa belajar banyak dr mereka…bukan dari apa2 dibelakang namanya…
JoeSatch yang Narsis :::
engga. cuman ganti casing aja.
Musang88 :::
waduh….ko malah saya dikasih bebabn baru ini…hiqiqiqiqiqiq…
tikabanget :::
hehehehe…makasih non…
hedi :::
wah..aku nda boleh gagal ini..nda’ an diarani bodo sama mas hedi.wekekekek…
mikow :::
pensiun? lho katanya masih juni nanti toh?
neng mitha :::
betul…betuuull..!! Selamat bjuang juga neng…
bangsari :::
daripada ga ada yang nyemangati? mending diri sendiri yang nyemangati..qiqiqiqiq…
jakober :::
i’ll try my best…
SEMUA :::
Thanx a bunch…
ini ada hubungannya dengan di Magelang kemarin kah?
Pacul :::
Hmmm..ya..ya..ya…sedikit..
SEMANGATTTTTT…….. BELAJAR AKAN MEMBUAT KITA BISA SEGALA-GALANYA. LAM KENAL YAAAAAAA.MAMPIAH KE BLOG KU
chandra61 :::
Tengyuu..tengyuu…Oke, ntar mampir kesono..
Saya selalu merasa kerdil dan tumpul..karena semua yang saya pelajari masih jauh dari orang lain..