
Alhamdulillah..itulah kata yang pertama terucap dari hati dan mulut kami ketika mengetahui testpack menunjukkan dua garis merah muda. Sebuah peritiwa yang membahagiakan di sebuah pagi pada 18 April 2009. Dan kabar bahagia itupun menyebar kepada seluruh keluarga besar kami. Ada banyak doa yang mengalir semoga kesehatan senantiasa berada bersama calon bayi kami dan saya sebagai calon bundanya. Amiiin..Kami pribadi pun berdoa dan berharap hal yang sama, semoga kehamilan ini lancar tanpa halangan berarti hingga saat melahirkan nanti.
Saat periksa ke dokter pada 3 Mei 2009, dia mengatakan usia kehamilan saya 7 minggu 3 hari berdasarkan ukuran janin dan kantong amnion dalam foto USG. Tapi saya kok merasa dokter itu salah ya? Kalo berdasarkan hitungan kami (saya dan suami), kandungan kami saat itu masih 5 minggu. Tapi entahlah. Jadi kalo berdasar perhitungan dokter, maka usia kandungan saya saat ini sudah 10 minggu 4 hari, sedangkan kalo menurut kami 8 minggu lebih sehari.
Seperti layaknya calon bunda- calon bunda lainnya, “pernak-pernik” yang biasa menyertai kehamilan pun menghinggapi saya. Morning sickness yang aduhai rasanya, nyeri punggung, perasaan mudah lelah dan mudah mengantuk serta perasaan menginginkan sesuatu, kalo kata orang ngidam, tak mau absen dari saya. Berdasarkan buku “Kehamilan Minggu Demi Minggu” karya dr. Jane MacDougall, perasaan lemas dan mudah lelah terjadi karena peningkatan progesterone pada masa trimester pertama kehamilan (0 s/d 13 minggu) yang memiliki efek sedasi (penenang). Selain itu juga karena adanya peningkatan metabolisme saat tubuh berusaha memenuhi kebutuhan vital sang ibu dan janin yang sedang tumbuh. Rasa mual dan muntah yang timbul merupaka reaksi alami karena tubuh sang ibu sedang menyesuaikan terhadap peningkatan kadar progesterone. Gejala ini biasanya akan hilang setelah 12 minggu, karena tubuh sudah menyesuaikan diri.
Perubahan pun ternyata terjadi pada calon ayahnya. Dia jadi jauh lebih ketat mengawasi saya, jauh lebih perhatian dan jadi ikutan ngidam, hahahaha…Kadang-kadang saya agak risih juga karena merasa diperlakukan seperti anak kecil yang sedikit-sedikit dilarang, sedikit-sedikit diingatkan, tapi itulah nikmatnya mengandung. Kalo mengutip kata kawan saya, “Surga dunia deh..lagi hamil disayang-sayang suami…”. Emmm..mungkin benar juga kata dia.
Trimester pertama merupakan waktu rawan/kritis dimana resiko keguguran termasuk tinggi. Karena itu saya mohon doa dari kawan-kawan semua, sidang pembaca yang terhormat, semoga kehamilan ini sehat, lancar hingga saat melahirkan nanti. Terima kasih semuanyaaaa….






semoga ibu dan janin nya sehat semua sampai saat nya tiba (cozy)
sedelo engkas sering pipis lho
lindaleenk :::
amiiiin..makasih lindaaaaa…(cozy)
Luthfi :::
iki yo wes sering pipis ko pi…
Selamat – selamat, semoga semuana lancar2x saja
Johan Firdaus :::
terima kasih atas doanya…terima kasih juga udah mau mapir di blog saya..
cihuyyyy….dapet ponakan
hedi :::
hehehe…makasih mas… mintak doa biar semua lancar yaaa..
iya semoga sehat wal afiatt.amiinnn
Jaga kesehatan yaa.. Semoga semuanya lancar sampe adek bayi lahir
ooo jeng udah hamil to… syukurlah. semoga sehat2 selalu. Baru tau, maklum jarang mampir kesini. Istri saya juga lagi hamil. Sekarang perkiraan usia 13 mnggu. Ya gitu, abis makan, keluar, makan, keluar….
pernik2 kehamilan
kesimpulan ya, Amin dan semoga Tuhan melancarkan semua usahamu ^_^…V salam D3pd
semoga Allah selalu memberikan yang terbaik bagi keluarga anda.. Amin…
semuanya :::
Amiiiin…..terima kasih banyak atas semua doa dan dukungannya…I really appreciate it..
Alhamdulillah sekarang udah 5,5 bulan, morning sickness udah ilang dan udah bisa makan banyak, hehehe…