19
Jan
07

Change of Bogor, The Rain City

Setelah 2 tahun saya cabut dari bogor, akhirnya saya bisa juga main lagi ke sini. Wih..ternyata banyak juga yang berubah yah…Yaa iyaaa laaahh…Emang harus gitu, harus selalu berubah menjadi lebih baik.Soooo…boleh kan skarang saya bagi bagi cerita ma smuanya? Siapa tau ada manfaatnya…

Pertama saya pengen cerita tentang kampus tercinta, Green Campus IPB (Cieeehhh…kampus tercinta..). Sebenernya perubahan di kampus lebih karena perubahan kurikulum menjadi mayor minor (kalo ingin lebih tahu tentang sistem ini, cari disini). Selebihnya hampir sama seperti terakhir saya liat sebelum cabut dari bogor. Perubahan itu antara lain :
  1. Budidaya Pertanian (BDP) dah ganti jadi Departemen Agronomi dan Hortikultur (AGH)
  2. Lansekap dah jadi Departemen Arsitektur Lansekap. Dan PTTB (Pemuliaan Tanaman dan Teknologi Benih, yang notabene adalah program studi saya) dah ilang melebur jadi AGH.Hiks..hiks..
  3. HPT(Hama dan Penyakit Tanaman) dah jadi Departemen Proteksi
  4. GMSK(Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga) dah keluar dari Fakultas pertanian (faperta) bikin Fakultas sendiri namanya Fakultas Ekologi Manusia.
  5. Fakultas Ekologi Manusia punya 3 departeman : Gizi Masyarakat, Ilmu Keluarga dan Konsumen, Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. Departemen yang disebut terakhir dulunya masuk Departemen Sosial Ekonomi di Fakultas Pertanian. Kini Departemen itu telah di eliminasi.
Itu baru seputar kampus faperta n fak ekoman(ekologi manusia). Diluar itu, saya blum tau. Yang jelas di BARA (Jalan di samping kampus) makin banyak kiosnya n warnetnya, so makin banyak pilihan menu makanannya.

Kalo perubahan di kota Bogor, sepanjang yang nyantol di memori saya tuh kayaknya :
  1. Botani Square n IPB International Convention Center yang ada di samping kampus IPB Baranangsiang udah berdiri megah. Isinya juga udah rame. Yang gede disono ada Giant Hypermart, Bread Talk, J.Co, Gramedia. Yang lain ga terlalu saya perhatikan.
  2. Bogor Trade Mall juga dah jadi. BTM berdiri diatas lahan bekas Ramayana yang terbakar. Yang deket Plaza Bogor itu lho..Deket Museum Zoologi Bogor (ada yang pernah ke zoologi ga..??)
  3. Dibangun jalan baru buat angkot 05 biru menuju terminal Bubulak, so ga macet lagi di petigaan Perumahan Dosen sindangbarang. (senangnya…senangnya…)
  4. Roti Unyil VENUSS udah punya outlet sendiri di deket Ekalokasari Plaza. Gede lhoo..Jadi ga sumpek lagi kayak di sukasari.
  5. Yang jelas makin banyak aja ruko ruko yang berdiri di sepanjang jalan pajajaran.
Well mungkin hanya segitu aja yang bisa saya tuliskan. Tapi bagi saya lumayan banyak perubahannya.Mungkin juga sebenernya perubahan perubahan itu sudah ada sejak lama, tapi karena saya baru melihatnya, saya jadi tergoda untuk membaginya dengan orang lain.
Iklan

2 Responses to “Change of Bogor, The Rain City”


  1. 1 -FM-
    Maret 23, 2007 pukul 9:10 pm

    kata kakak, di dekat taman yasmin situ udah ada “tempat mandi buat gajah” alias jalan bolong yang bisa bikin mobil terperangkap. udah liat?

    kangen roti unyil nih jadinya…

  2. 2 Maruria
    April 1, 2007 pukul 5:49 am

    -fm- :::
    Iya, bener banget. Tuh jalan emang sering dilalui kendaraan berat, jadi ga pernah mulus.
    Tapi kayaknya lagi ada perbaikan tuh..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Episode Maruria

Yang Saya Dukung

Coin A Chance

Gerakan 1000 Buku

Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html

My Facebook

Marlia Suminar's Facebook profile

My Mofuse

My Community


Photobucket

Be My Friend

Add to Technorati Favorites

Maru's Flickr

Visitorz

  • 12,225 pengunjung

%d blogger menyukai ini: