Arsip untuk April, 2007

24
Apr
07

Episode Perawan

…………

Bagaimana bila aku
Bukan perawan seperti yang engkau mau
Mungkin saja dulu ku pernah ternoda
Apa bedanya bila aku mencinta

Bisakah bila kau hapus
Sempitnya pikiranmu tentang arti cinta
Seandainya dulu kau berlumur dosa
Sekali ku cinta tetap cinta
……………

(Sekali Cinta Tetap Cinta-Helena)


Perawan. Virgin. Terkadang di identikan dengan cinta suci. Lalu kalo ternyata sudah tak perawan ketika menikah, maka dianggap cinta si istri tak lagi suci.

Tak perawan. Ternoda. Mengapa begitu di-Dewa-kan? Lalu kalo ternyata tak lagi perawan saat Malam Pertama Pernikahan, maka suami merasa dikhianati.

Menurut pandangan agama, keperawanan memang harus dijaga benar sampai pernikahan yang sah. Karena bila keperawanan hilang karena manisnya madu yang direguk sebelum waktunya, maka dianggap zina dan terhitung sebagai dosa besar. Dan saya setuju dengan hal itu.

Namun jika perawan hilang karena kecelakaan atau musibah (pemerkosaan, maksudnya), saya rasa laki-laki pun harus mau memaklumi jika memang cinta tak sebatas keperawanan.

Lalu bagaimana jika yang terjadi seperti lirik lagu diatas? Si wanita tak lagi perawan karena apa yang diperbuatnya secara sadar di masa lalu? Menurut beberapa teman lelaki saya, mereka tak mau menerima kenyataan itu. Sebagian lain berkata no problem, asal si wanita sudah menyadari kesalahannya dan tak mengulanginya. Cinta tak sempit hanya sebatas perawan saja, kata mereka.

Cinta suci, masih adakah di dunia ini? Saya juga belum mendapatkan jawabannya. Atau saya mungkin tak tahu ciri-ciri cinta suci ya?

Iklan
01
Apr
07

Episode Tusukan

Have you been stabbed from the back? I have. And trust me, it’s hurt. Really really hurt.
Yaaahhh…tentu saja bukan dalam arti sebenarnya. “Ya iyalah mba..Emang kita orang yang bodo apa sampe ngira itu artinya bener-bener ditikam? Mati dong mba..”, celetuk temen saya. Ya itu lah, maksudnya dikhianati, gitu.

Saya baru saja mengalaminya. Atasan saya membohongi saya dan mengatakan hal-hal yang buruk tentang saya pada rekan-rekan yang lain. Saya ga tahu alasan beliau apa. Saya mendengarnya justru dari beberapa rekan yang mungkin beliau pikir ga mungkin berbicara pada saya.

Bahkan saya membuktikannya langsung karena beberapa kebohongan terjadi di depan mata saya, tanpa beliau ketahui. Saya bingung harus bersikap bagaimana. Mengkonfirmasi langsung tentang hal-hal yang saya dengar pada beliau? Membela diri dengan mengatakan pada rekan-rekan bahwa semua itu tidak benar? Atau bersikap seolah tidak terjadi apa-apa?
Tapi sampai saat ini saya berusaha bekerja dengan baik dan bertanggung jawab. Yah..setidaknya baik dan bertanggung jawab menurut kacamata saya. Ga tau ya, kalo ternyata menurut kacamata bos saya ga tanggung jawab dan ga punya kemampuan. Apa saya perlu ganti kacamata seperti yang bos saya pakai ya? Biar persepsinya sama, gitu.

Duuuhhh…..ada yang bisa bantu saya ga? Saya baiknya harus bersikap bagaimana?

01
Apr
07

Episode FAMILY DAY

Sabtu, 31 Maret adalah hari libur. Aku membayangkan, nantinya bisa bermalas-malasan, bersantai menikmati hari. Secara di kotaku masih berlaku enam hari kerja, jadi kalo sabtu libur, wuaahh…anugrah terindah deeehh….!!!!

Tapi ternyata sodara-sodara, bayangan indahku pupus sudah. Aku dipaksa untuk mengikuti sebuah gathering di sekolah adek-ku (Amanda). Sebuah sekolah dasar milik sebuah yayasan yang mempunyai slogan “Sekolah Islam Berbasis Internasional”. Family Day, begitu disebutnya. Sebenernya malas juga sih..tapi demi menyenangkan adek, juga orang tua, maka aku mengalah dan akhirnya ikut juga.

Amanda n Me

Mom n Me

Acara diselenggarakan di lapangan SMAN 2 Cilacap, dimulai pukul 07.00 (seharusnya sih pukul 06.00, tapi biasa lah..namanya juga Indonesia) dan berakhir pukul 11.30. Pertama kami melakukan senam pagi, lalu dilanjutkan jalan santai berkeliling dari Pos 1 sampai Pos 4.
Amanda dan Ayah sesudah senam pagi.

My Family @ First Post

Di pos-pos tersebut ada berbagai macam games dan ajang kreasi. Seluruh peserta Family Day dibagi ke dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari beberapa keluarga. Dan kami sekeluarga masuk ke dalam kelompok Ikan Pari (untung bukan ikan teri,kekekeke…).
Games-nya lumayan seru. Yaahh..tipikal games yang butuh kerjasama gitu deehh..Ada steeping mattres, moving ball, kereta balon, jaring laba-laba dan memasukkan pensil dalam botol secara bersama-sama (lupa deh nama game-nya). Aku dan bunda ikut beberapa diantaranya yaitu moving ball dan kereta balon. Bunda ikut memasukkan pensil dalam botol juga, tapi aku engga. Dan yippee..kelompok kami menang terus lho..Lawannya memang bukan dengan seluruh kelompok siihh..tapi dengan salah satu tim yang tiba bersamaan di pos tersebut.

Mama (the X sign) dan kelompok Ikan Pari memasukkan pensil dalam botol.

Ada juga ajang kreasi, yaitu menyanyi, baca puisi dan hafalan Juz ‘Amma. Bunda mengikuti baca puisi. Kalo aku,mmmmm….ga pede, hehehehe…. Aksi bunda keren juga lhoo..

Mama bisa juga yaa..baca puisi (serius banget sih..hehe..)

Dari tadi ko yang ikut aku sama bunda terus. Adek dan ayah ikut apa???? Naah itu lah..aku juga heran. Secara adek yang sekolah di situ, tapi dia ga aktiv mengikuti kegiatan. Malah sibuk ngobrol dengan teman-teman se-gengnya. Kalo ayah, dia memang ga begitu antusias, karena secara usia beliau sudah tak muda lagi, jadi hanya bisa menonton saja. Jadi yaaa..hanya aku dan bunda (dinyanyikan seperti nada dalam lagu Aku dan Bintang-nya Peterpan).

Setelah sampai di finish, yang juga merupakan titik start, kami duduk santai diatas tikar yang dibawa dari rumah sambil menikmati minuman dingin dan makanan kecil serta dihibur dengan lagu-lagu yang dibawakan grup musik Qurrota’Ayyun, band dari SMAN 2 Cilacap dan persembahan ensemble gitar dari SMPIT BIAS Yogyakarta.

Qurrota ‘Ayyun

Diselingi juga dengan pembagian doorprize dari panitia dan sponsor. Acara ditutup dengan tausiyah dari Ustad Ishomuddin yang mengambil tema tentang keluarga sakinah.

Aaaahh….akhirnya selesai juga acara. Lelah, pegel tapi seru juga sih..Ternyata kegiatan yang semula kuikuti dengan terpaksa mampu memberikan penyegaran bagi hari-hariku yang dipenuhi rutinitas pekerjaan. Paling tidak, aku kan masih punya waktu bermalas-malasan nanti minggu.

Minggu???? Aku kan juga harus mengajar kelas khusus minggu di bimbingan. Jadi kapan aku bisa santai???? Aarrrggghhh…tidaaaaakk..!!!!




Episode Maruria

Yang Saya Dukung

Coin A Chance

Gerakan 1000 Buku

Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html

My Facebook

Marlia Suminar's Facebook profile

My Mofuse

My Community


Photobucket

Be My Friend

Add to Technorati Favorites

Maru's Flickr

Visitorz

  • 12,219 pengunjung