Arsip untuk Juni, 2007

28
Jun
07

Episode Tusukan : Part 2

Akhirnya saya ketemu lagi sama si Boss yang menusuk saya. Ya, sebenernya saya tuh ga sekantor sama Evil Boss ini, karena saya ditempatkan di kantor cabang. Kami bertemu lagi karena ada rapat koordinasi. Dulu, setelah dia menusuk saya, dia bersikap like nothing happened. So saya juga bingung harus menghadapi dia bagaimana. Mungkin sebenernya kalo dia bersikap nyuekin saya atau mendiskreditkan saya secara terang-terangan, saya pasti akan mengkonfrontir dia langsung. Biar rame..!!! Biar panas..!!! Huahahahaha..saya seneng kalo bisa menjatuhkan dia di depan forum…!!! Waduh..ternyata saya sama jahatnya sama Boss saya itu ya..???

Oke, balik ke moment pertemuan kami. Saat kami bertemu, ternyata dia still the same. Dengan senyum lebar di wajah dia menyalami saya dan melontarkan guyonan-guyonan yang di telinga saya tak lagi terdengar lucu. Tak lagi seperti dulu. Tapi saya masih berusaha berbaik hati dengan menanggapi guyonannya dan tersenyum palsu. “Huh..dasar musang berbulu domba..!!”, batin saya.

Sebenernya disinilah inti ceritanya. Seusai rapat, banyak rekan-rekan kerja saya yang mendekati saya dan bercerita tentang kelakuan si kucing garong..Oops..itu syair lagu ya? Maksudnya kelakuan si Boss sama mereka di kantor. Ternyata banyak dari mereka yang sudah menyadari sifat aslinya. Mereka membuktikan sendiri kejadian dulu, sebenarnya siapa yang berbohong. Mereka bilang kalo si Boss sering menunda pembayaran gaji sampai berminggu-minggu, sering membatalkan agenda tanpa sebab yang jelas, sehingga terpaksa mereka yang kelimpungan menelpon para undangan dan mengarang alasan kenapa agenda dibatalkan. Sering juga mencari-cari kesalahan staf, kemudian marah-marah hanya karena event yang dia selenggarakan tidak sukses.

Bahkan sifatnya yang bermuka dua ini telah membawa “korban”. Yup, staf keuangan kantor terpaksa menyerah dan mengundurkan diri karena selain tempat tinggalnya jauh dari kantor dan dia capek kalo harus dilaju, ternyata ada faktor X yang menjadi alasan utamanya. Sayangnya para komisaris tak mau mengatakan kepada kami apa sebenarnya faktor X itu.

Yaaahhh…at least kebenaran sudah terungkap. Nama saya sudah kembali bersih. Kami hanya tak mengerti, kenapa sih dia masih dipertahankan sama para komisaris?? Apa juga karena faktor X? Atau faktor Y? Atau faktor Z? We’ll never know….

Iklan
20
Jun
07

Episode Mak Comblang

Entah apa yang ada di benak saudara saya yang satu ini. Sebulan lalu dia menawarkan sahabatnya yang jomblo sama saya dengan segala testimoni yang bagus-bagus.

pinter lho…”

..gagah juga..”

wih, kerjaannya udah mapan..”

Katanya sih dia kerja di sebuah perusahaan yang opening iklannya gini : “Nama resmi saya blok C no 3..”

masih muda…kayaknya seumuran sama kamu…”

Beberapa hari lalu, ketika saya dateng ke rumahnya untuk melihat anak ke-2 nya yang baru lahir, lagi-lagi dia menawarkan sahabatnya itu ke saya.

kemaren dia baru kesini lho…”

What the h**l..!! I don’t care even he jump into fire..!!

..sayang banget kalo ga diambil kesempatannya..”

kamu kan juga pinter, pasti kalian cocok..”

Yeah..this time i agree with him for the “pinter” part.

…besok ta’ kenalin sama dia ya..?”

Padahal dia tahu kalo saya sudah dilamar sama anak orang dan segera akan menikah. Kenapa pula harus ditawarkan ke saya sih? Kenapa tak cari orang lain saja yang masih jomblo?

Udah dilamar ga berarti kamu terikat sama dia kan? Orang udah nikah aja masih bisa cerai ko, apalagi kamu yang baru dilamar.”

So what? Saya ga mau sama orang lain. Saya cuma mau menikah dengan dia dan saya akan setia sama dia. Yeah right..we never know what will be happened in future, but for now, i love my fiancee and i’m gonna marry him. For now, i don’t want somebody else. Titik.

Tapi calon suami kamu tuh kerjanya jauh di Kalimantan. Nanti kamu pasti diboyong ke sana juga. Jauh dari orang tua tuh ga enak lho.”

Si Anu ini kan orang sini juga, jadi kamu ga perlu tinggal jauh jauh.”

Kamu tinggal di deket orang tua tuh sama dengan kamu berbakti sama orang tua lho..”

Oh..come on..Berbakti tuh kan ga hanya dengan tinggal di dekat orang tua saja. Masih banyak yang bisa dilakukan selain itu. Open your mind, bro..

Huff..dada saya sampai sesak. Rasanya 2 jam disana seperti seharian. Rasanya ingin cepat pulang. Tapi karena melihat mama masih betah gendong si baby, ga tega rasanya mengajak beliau pulang.

Akhirnya dengan perasaan tertekan saya cuma bisa menahan diri dan tersenyum sambil berkata :

Mas, aku tuh udah punya komitmen sama satu laki-laki, bahkan sama seluruh keluarganya. Aku akan menikah dengan dia suatu hari nanti. Lebih dari itu, mas, aku emang udah ga bisa pindah ke lain hati. Jadi aku minta maaf dan terima kasih sama mas yang udah perhatian sama aku.Tapi aku ga mau kenalan sama sahabat mas itu.”

Kuharap dia mau berhenti berusaha menjodohkan aku dengan Si Anu itu. Meski saya penasaran juga, kenapa dia ko ngotot banget pengen menjodohkan saya sama sahabatnya itu.

19
Jun
07

Episode Rindu

Pagi ini langit abu abu dan gerimis setia menemani hari. Dingin. Lembab. Gelap.

Menambah suramnya suasana hati yang sakau akan hadirmu.

Kau merajai anganku dan tak rela meninggalkan benak-ku meski hanya sesaat.

Empat jam semalam bersamamu yang kau wakilkan lewat suara sepertinya tak cukup mengikis rindu. Tak pernah cukup, sayang..

Aku tak tahu lagi, aku tak berdaya. Sayang, ternyata rindu itu perih….

14
Jun
07

Episode Pulang

Semangat itu hadir kembali waktu dia katakan,
“Aku akan usahakan pulang lebih cepat.”
Aaahh…sepertinya baru 2 bulan, tapi ko rasanya sudah2 tahun yaa?? Apa memang begini jika kerinduan menyerang?
“Aku akan menemuimu, jadi siapkanlah dirimu.”

Waduh, saya harus siapkan apa niiihh..?????




Episode Maruria

Yang Saya Dukung

Coin A Chance

Gerakan 1000 Buku

Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html

My Facebook

Marlia Suminar's Facebook profile

My Mofuse

My Community


Photobucket

Be My Friend

Add to Technorati Favorites

Maru's Flickr

Visitorz

  • 12,219 pengunjung