17
Des
07

Episode Sirik

“Susah melihat orang senang dan senang melihat orang susah.”

Begitulah mereka. Awalnya saya ndak mau menilai orang. Ga seorangpun dari kita berhak menilai orang lain, itu yang saya percayai. Tapi kasus yang satu ini nampaknya memaksa saya untuk menempelkan tag tersebut di jidatnya dan di bokongnya. Iya, semacam stempel penanda, begitu. Biar orang lain waspada terhadap orang-orang seperti itu.

Ketika ada seseorang menaiki tangga karir atau kejatuhan untung, orang berstempel itu kemudian merasa susah dan berbisik-bisik di belakang (bahkan di depan juga), ngomporin dan ngipasin banyak orang bahwa tangga yang baru saja ditanjaki adalah karena kepandaiannya menjilat. Padahal menjilat itu kan pake lidah, sedangkan naik tangga jelas pake kaki. Trus dimana korelasinya?

“Ngapain sih kamu jadi Anu, enakan jadi Inu. Kalo jadi Anu tuh ya harus siap-siap kerja rodi, harus mau dipaksa korupsi, harus mau blah..blah..blah…” Situ kali yang sebenernya pengen jadi Anu tapi ga mampu.

Ah..sudahlah ngapain juga saya pusing mikirin makhluk berstempel itu. Anjing menggonggong kafilah berlalu.

“Jadi makhluk berstempel itu, anjing to mbak?”

Tauk ah..!!

Iklan

7 Responses to “Episode Sirik”


  1. 1 tehaha
    Desember 17, 2007 pukul 7:09 am

    sing sabar mbak…
    kenali lawan, kenali kawan..!!
    move on..!!
    toh juga nanti kinerja yang membuktikan..!! 🙂

    tehaha.blogsome.com

  2. 2 Pacul Cicipilah
    Desember 17, 2007 pukul 11:30 am

    weh..weh…lagi kenangapa yu?

    OOT:
    rika alumni SMUNIC ya yu?

  3. 3 Maruria
    Desember 18, 2007 pukul 12:43 am

    tehaha :::
    Setuju…!!!

    pacul cicipilah ::::
    Ya kuwe kang, agi kesel karo wong sing bisane sirik thok!

    OOT : iya kang. Njenengan alumni kana juga apa?

  4. 4 BRAJADENTA
    Desember 18, 2007 pukul 10:22 pm

    yang jelas bukan lagi ngomongin saya khan…
    //celingukan…
    tapi jangan gitu dong say, kasian badan kamunya sakit nyimpen sirik ma dia, smentara dia nya asik2 aja kaleee…
    nyantai aja lah…
    sini kang mas tiupin…
    😀

  5. 5 crushdew
    Desember 19, 2007 pukul 7:20 am

    knapa lagi lia?

    weh ganti leot ya..pas buka tadi jadi ingetin sama satu temen di blog namanya lena…anak pekalongan yang terjebak di site…

  6. 6 GoenRock http://goenrock.com
    Desember 19, 2007 pukul 10:02 am

    oowh, jadi anjingnya seneng ngomongin anu orang tho? Lha emang itu anjing ndak punya anu sendiri apa? OOT banget ya huhuhu…

  7. 7 Maruria
    Desember 24, 2007 pukul 9:13 am

    Brajadenta :::
    Hehehe..ya jelas bukan to kang..
    D’oh mas,yang sirik tuh bukan saya, tapi anjing. Kekekekeke…

    crushdew :::
    Cuma lagi pengen misah misuh aja ko..hehehe…

    goenrock :::
    Halah…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Episode Maruria

Yang Saya Dukung

Coin A Chance

Gerakan 1000 Buku

Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html

My Facebook

Marlia Suminar's Facebook profile

My Mofuse

My Community


Photobucket

Be My Friend

Add to Technorati Favorites

Maru's Flickr

Visitorz

  • 12,213 pengunjung

%d blogger menyukai ini: