05
Jan
08

Episode Tiga Kata

Kata-kata itu sederhana, tapi efek yang diberikan luar biasa. Kehadirannya mampu menimbulkan kehangatan, kebahagiaan, kebanggaan dan terjalinnya hubungan baru. Namun kealpaannya mampu meluluhlantakkan hubungan yang telah terjalin, menimbulkan amarah dan (terkadang) dendam. Kata itu adalah Tolong, Maaf dan Terima Kasih.

Ingin membuktikannya? Perhatikan percakapan antara Bos dengan Ajudannya ini :

Tlululuuuut…
Karyawan (K) : “Hallo..”
Boss (B) : “Hallo.”
K : “Ya Boss..”
B : “Kamu nanti ke kantor Anu ya. Bawakan dokumen yang ada di dekat komputer itu, yang map merah. Itu mau saya pake sekarang untuk proyek kita. Cepet ya. Saya tunggu sekarang.”
K : “Ya Boss.”
Klik. Telpon ditutup.

Bandingkan dengan yang ini :

Tlululuuuut..
K : “Hallo..”
B : “Hey..Jud..” (Ini bukan judul lagunya Beatles, tapi maksudnya panggilan untuk ajudannya.)
K : “Ya Boss.”
B : “Saya sedang ada di kantor Anu untuk membicarakan proyek kita, tapi saya lupa bawa dokumen yang ada di map merah. Minta tolong ya, nanti kamu bawakan kesini map merah yang ada di deket komputer itu. Maaf kalo merepotkan kamu, tapi kalo ga ada itu, proyek kita bisa ga goal. Terima kasih ya..”
K : “Oke Boss. Segera diantar kesana.”
B : “Terima kasih ya..Saya tunggu.”
Klik. Telpon ditutup.

Tak perlu diragukan, jelas percakapan yang kedua terasa lebih menyenangkan, karena ada unsur tiga kata itu tadi. Meskipun karyawan itu adalah bawahan Si Boss, tapi tetap saja dia manusia yang punya hati dan perasaan. Ya tho..?! Dan saya rasa hal-hal kecil yang bermakna besar macam itu perlu lebih sering diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kepada pembantu kita di rumah, tukang sayur keliling, kasir supermarket, OB di kantor atau orang-orang di sekitar Anda yang menurut Anda tidak penting.

Curhatan ga penting cuma untuk melepaskan kekesalan karena pagiku yang cerah telah rusak dengan suksesnya haya karena orang itu tak kenal tiga kata ini.
Terima kasih telah merusak pagiku dengan sempurna.
Maaf kalo pagi ini aku berwajah masam padamu, karena telah kau rusak pagiku dengan sempurna.
Dan terakhir,tolong jangan kau rusak lagi pagiku untuk seterusnya.
Iklan

9 Responses to “Episode Tiga Kata”


  1. 1 anima
    Januari 5, 2008 pukul 3:16 am

    memang yah, tiga kata sakti itu 🙂

  2. 2 Maruria
    Januari 5, 2008 pukul 9:52 am

    anima :::
    Sakti bin ajaib, prim..

  3. 3 peyek
    Januari 5, 2008 pukul 11:59 am

    itu beda bos disana dan disini,

    saya jadi berpikir keras, tiga kata yang kadang membuat ajudan muntah dan nekad, ingin menghabisi boss-nya!

  4. 4 Maruria Suminaru
    Januari 5, 2008 pukul 12:37 pm

    hla….lagi muring2 karo sapa kiye?

    *ganbatte kudasai*

  5. 5 Bangsari
    Januari 5, 2008 pukul 3:08 pm

    waduh, tanda tanda bentar lagi jadi bos nih. hehehehe

  6. 6 khuclukz
    Januari 6, 2008 pukul 10:37 am

    bener sakti, kata-katanya!!
    xixixi

  7. 7 Maruria
    Januari 7, 2008 pukul 3:40 am

    peyek :::
    Semoga bos disana ga seperti bos disini ya mas…

    maruria palsu :::
    karo wong sing ora nduwe sopan santun kie kang…
    *arigatto ghozaimasu!!*

    Bangsari :::
    Heh..sopo sing arep dadi bos, kang?

    khuclukz :::
    Karena saktinya itu, maka gunakan setiap saat yaa…Hehehehehe…

  8. 8 tehaha
    Januari 7, 2008 pukul 7:09 am

    hidup grass-root…!!!
    🙂
    semangat mbak..!!

  9. 9 Maruria
    Januari 7, 2008 pukul 7:14 am

    tehaha :::
    Hidup..!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Episode Maruria

Yang Saya Dukung

Coin A Chance

Gerakan 1000 Buku

Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html

My Facebook

Marlia Suminar's Facebook profile

My Mofuse

My Community


Photobucket

Be My Friend

Add to Technorati Favorites

Maru's Flickr

Visitorz

  • 12,213 pengunjung

%d blogger menyukai ini: