07
Jan
08

Episode Ngarep[dot]com

Laki-laki itu tak tenang. Hatinya gelisah terusik seraut wajah lembut nan ayu yang selalu menghantui pikirannya. Mengacaukan konsentrasinya dan memporakporandakan ritme kerjanya. Wanita yang mempesonakannya sejak mula berjumpa.

Salam kenal mas, saya orang baru disini. Mohon bimbingannya.

Saat itu dan sejak itulah laki-laki itu jatuh ke dalam jurang pengharapan yang tak berujung. Cinta yang tak mampu ia raih. Hanya mengharap dan mendamba tanpa keberanian untuk jujur dan menyatakan. Tidak. Ia tidak atau mungkin belum berani untuk mengungkapkan segala rasa yang menghimpit dadanya dan membuatnya sesak. “Jika cinta itu menyesakkan dan menyakitkan, aku memilih untuk tetap dalam kesakitan hanya untuk mencintamu.”Bukan karena pengecut, tapi ia menyadari wanita itu milik orang lain. Kelelakiannya memaksanya mundur demi menghormati lelaki lain yang telah lebih dulu memasuki hati pujaannya. Tapi hati kecilnya berontak, memaksa untuk tetap mengatakan perasaannya. Paling tidak wanita itu tahu, ada laki-laki di luar sana yang sama mencintainya bahkan mungkin lebih dari kekasihnya.”Aku ingin kau tahu. Aku tak meminta apa-apa, balasan atau apapun. Mungkin ini terasa tak pantas, tapi aku hanya butuh kau dengar ini : Aku mencintaimu. Aku terjatuh padamu, tepat saat pertama kali kau muncul di pintu kantor kita. Aku menyayangimu lebih dari kau tahu, tapi aku tahu tak mungkin bagimu membalas perasaanku. Dan tak mungkin bagiku memaksamu meninggalkannya. Aku bisa saja nekat. Oohh..tentu saja bisa. Tapi aku tak mau. Dia dan aku sama-sama lelaki. Dan aku tak ingin lelaki lain hancur karena keegoisanku.

Wanita itu hanya tertegun, nanar memandang mata lelaki di hadapannya. Berharap ini hanyalah lelucon lain yang sering dilontarkan padanya di sela-sela kesibukan dan deadline yang menghimpit. Ia tertawa.
Bercanda mbok ya jangan yang kayak gini mas…
Aku ga bercanda. Aku serius. Apakah kau melihat aku tertawa?”
Wanita itu tersadar, lelaki ini memang serius. Disaat seperti ini entah menguap kemana kata-kata yang biasanya begitu lancar dan rapi tersusun di benaknya. Dan ia hanya bisa tergeragap.
A..a..aku..aku nggak tahu harus…….
Aku kan udah bilang, kamu ga harus ngapa ngapain. Aku hanya butuh kamu tahu ini. That’s it. Cuma itu yang aku butuhkan.

Dan laki-laki itu beranjak dari hadapannya, meninggalkannya dengan jetlag yang parah.
Kini semua tidak akan sama lagi.

Sejenak kemudian, ponsel laki-laki itu berdering.
“Ayah..pulangnya nanti jangan lupa mampir JCo’s ya..Adek pengen makan donat. Bunda juga tuh..
“Iya sayang..Tapi adek harus rapi & wangi kalo Ayah pulang nanti ya..”
“Oke..Hati-hati di jalan ya Ayah.. Mmuaaaahh..”
“Mmuah..”

Iklan

18 Responses to “Episode Ngarep[dot]com”


  1. 1 venus
    Januari 7, 2008 pukul 6:30 am

    see? it can happen to anybody πŸ˜€

  2. 2 Maruria
    Januari 7, 2008 pukul 6:35 am

    venus :::
    Absolutely..!!
    Mungkin yang dibilang cinta buta tu ini ya mbookk.. Ga pandang bulu.

  3. 3 Juragan Pitik
    Januari 7, 2008 pukul 6:57 am

    tak kandakke sing neng kalimantan lho…wekekeke

  4. 4 Maruria
    Januari 7, 2008 pukul 7:09 am

    juragan pitik :::
    hee..ojo to mas.. πŸ˜€

  5. 5 mikow
    Januari 7, 2008 pukul 10:17 am

    ketika cinta itu datang
    dan cinta itu terlarang

  6. 6 Bangsari
    Januari 7, 2008 pukul 10:28 am

    wes, kari milih. Cah HI pada jomblo lho…

  7. 7 Maruria
    Januari 7, 2008 pukul 10:43 am

    mikow :::
    cinta itu ga terlarang ko. Hanya waktu dan orangnya saja yang salah.

    Bangsari :::
    Jomblo ning saru saru..Hakakakaka…

  8. 8 mantan
    Januari 7, 2008 pukul 11:52 am

    lah…inyong ya melu patah hati kiye…

    *wakaranai lah*

  9. 9 Inyonge
    Januari 7, 2008 pukul 3:09 pm

    wah..apik ceritane mbak’e

  10. 10 almascatie
    Januari 7, 2008 pukul 7:25 pm

    iks…. *senyum2 sendiri inget kisah temenku*

  11. 11 Pinkina
    Januari 8, 2008 pukul 5:38 am

    πŸ™‚
    *salam kenal

  12. 12 onoloro
    Januari 8, 2008 pukul 5:59 pm

    Merenungkan ……….hmmm..

  13. 13 Maruria
    Januari 9, 2008 pukul 4:07 am

    mantan yang masih ngarep[dot]com sama wedok ga genah :::
    rak sah melu melu kang…

    inyonge :::
    matur thank you… πŸ™‚

    almascatie :::
    banyak juga yang ngalamin kisah senasib begini ya??

    pinkina :::
    salam kenal juga mba viving… πŸ™‚

    onoloro :::
    apa hasil perenungannya mas?

  14. 14 Satch
    Januari 10, 2008 pukul 2:09 am

    baby, he loves you
    always talk about you
    baby, take it from me…

    jadi inget lagunya the bliss di era 99

  15. 15 omith
    Januari 11, 2008 pukul 7:04 am

    tenang..
    mati satu tumbuh sribu..
    sek akeh.. pilian lio..

  16. 16 Maruria
    Januari 11, 2008 pukul 7:10 am

    satch :::
    weh..dalem banget..!! Btw, aku lom pernah denger lagu itu…

    omith :::
    lha..ini tentang opo to? Ko ndak nyambung?

  17. 17 Satch
    Januari 12, 2008 pukul 3:24 pm

    itu band bule jaman penghujung abad 20, mbak. mirip sama boyband2 pas waktu itu: lebih banyak ndaur-ulang lagu2 lawas. bedanya, mereka memainkan instrumennya sendiri. albumnya cuma 1 dan warna musiknya mirip MLTR. dulu pernah jadi homebandnya hard rock cafe bali. nanti kalo convert ke mp3nya dah beres, kuposting di blogku, deh πŸ˜€

  18. 18 Maruria
    Januari 14, 2008 pukul 6:31 am

    satch :::
    Ta’ tunggu hasil convert-nya looohh…;)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Episode Maruria

Yang Saya Dukung

Coin A Chance

Gerakan 1000 Buku

Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html

My Facebook

Marlia Suminar's Facebook profile

My Mofuse

My Community


Photobucket

Be My Friend

Add to Technorati Favorites

Maru's Flickr

Visitorz

  • 12,213 pengunjung

%d blogger menyukai ini: