Arsip untuk Juli, 2008

31
Jul
08

Episode Nongkrong Bareng Petinggi

Coffe and Tea Mug

Senin siang ( 28 Juli 2008 ) lalu saya “nongkrong” bareng anggota DPRD Kabupaten. Sambil nge-teh (bukan ngopi) dan tanpa rokok, saya maksudnya, kalo beliau-beliau itu sih merokok, kami bertukar pikiran tentang salah satu masalah klasik yang dihadapi petani di lapangan, yaitu : KELANGKAAN PUPUK. Iya, ketersediaan pupuk selalu menjadi masalah dalam proses budidaya. Jika tidak tepat waktu, maka hasil produksi tidak akan optimum. Sama seperti jika Anda sedang lapar, tapi tak ada makanan yang bisa dimakan, maka yang terjadi adalah lemas, kinerja Anda menjadi tidak maksimal karena tak ada energi dan pikiran menjadi tidak fokus karena tidak ada nutrisi baru yang terkirim ke otak. Sama halnya dengan tanaman, proses pertumbuhannya terhambat, sehingga hasil produksinya rendah.

Alasan yang menjadi penyebab pupuk langka di pasaran antara lain : ( 1 ) Kebiasaan petani yang belum mau mentaati SOP ( Standar Operating Procedure ) dalam penggunaan pupuk. Dengan kata lain, belum tepat dosis. Mereka cenderung menggunakan pupuk berlebihan. ( 2 ) Terjadi hambatan dalam proses distribusi disebabkan kurangnya jumlah distributor atau jalur transportasi yang sulit. ( 3 ) Terdapat oknum pejabat atau pengusaha yang menimbun pupuk sehingga ketika dibutuhkan, pupuk sulit didapat (heuuhh..selalu saja ada oknum dimana – mana..). Mungkin sebenarnya masih banyak alasan lainnya, namun yang mencuat dari hasil diskusi itu hanya tiga.

So..gimana solusinya? Sebenarnya masalah ini…

27
Jul
08

Episode Unanswered Questions

Saturday night 11.53 pm. Laying in my bed with my eyes open. Cannot sleep at all. Hanya terdengar deburan ombak pantai selatan yang sayup-sayup. Padahal ia berada 7 km jauhnya dari kamarku. Malam menua dan sebagian manusia tersesat dalam pelukan mimpi. Aku, kamu, dia juga mereka. Kita. Untuk apa sebenarnya manusia diciptakan? Dengan sifat dan karakter berbeda. Baik, jahat, kaya, miskin, jujur, munafik, iman juga ingkar. Dituliskan-Nya takdir pada masing-masing makhluk. Dibuatlah konflik. Permusuhan. Peperangan. Bencana. Mukjizat. Bukankah semua itu adalah kehendak-Nya? Dunia ini permainan-Nya. Kita ini permainan-Nya. Bayangkan jika seluruh manusia seragam. Tidak akan ada konflik. Datar. Hambar. Maka permainan tidak akan seru lagi. Dengan alasan itukah Dia menciptakan manusia dan alam semesta? Sungguhkah?

21
Jul
08

Episode Waktu Milik Kita

Malam ini aku ingin kita lupakan sejenak tentang lelah, tentang jarak juga segunung kewajiban yang menyesakkan. Malam ini hanya ada aku, kau dan rindu. Dan kita berjalan di dalam ruang waktu yang berhenti berputar. Kamu yang menghentikannya? Bukan? Aku juga tidak. Ah, apa peduliku.  Saat ini yang kutahu waktu adalah milik kita. Jadi, apalagi yang kau tunggu, sayang? Mari nikmati sebelum semuanya terenggut lagi seperti dulu.

pic taken from here.




Episode Maruria

Yang Saya Dukung

Coin A Chance

Gerakan 1000 Buku

Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html

My Facebook

Marlia Suminar's Facebook profile

My Mofuse

My Community


Photobucket

Be My Friend

Add to Technorati Favorites

Maru's Flickr

Ngobrol di pinggiran HI

Ki-ka : Sarah, Gita Aprikot, Mas Hedi

Byuh..ramene...

Saya dan Lutepi

Bersama Ndoro Kakung

Lebih Banyak Foto

Visitorz

  • 12,153 pengunjung