05
Des
08

Episode Maaf Jika Ku Kecewakanmu

Time

I’m not feeling good these week. Bad. Very bad.

Terlalu banyak hal yang menumpuk di otakku. Berhimpit berdesakan di  labirinnya, protes menuntut untuk diprioritaskan. Membuatku mengubah semua agenda kegiatan. Dan memaksa banyak orang kecewa karena tak bisa kuturuti semuanya. Maaf. Mungkin hanya itu yang bisa terucap. Tidak, aku tak ingin menjanjikan apapun di masa datang. Tak ingin kecewakan kalian  lagi. Tapi aku akan berusaha sekerasku agar ini  tidak terasa terlalu pahit.

Karena waktu bersikeras berjalan (dan terkadang berlari) maju dan aku tak kuasa menghentikannya apalagi menariknya mundur. Karena hidup adalah (lagi-lagi) soal pilihan. Tak bermaksud menjadikan kalian bukan yang utama, tapi aku tetap harus merunutkan prioritas. Jadi aku minta maaf untuk sahabat, kawan, keluarga maupun rekan yang kecewa,  sakit atau muak. Namun bagiku, bagi hidupku, kalian SELALU PENTING. Percayalah.

Iklan

11 Responses to “Episode Maaf Jika Ku Kecewakanmu”


  1. Desember 5, 2008 pukul 3:31 pm

    dimaafin asal traktir di wetiga!! *komentar uang kurang berempati*

    Hai, Mbak! Apa kabar?

  2. Desember 5, 2008 pukul 4:10 pm

    nonadita :::
    Waaa…jauh amat musti ke wetiga…(woot) dita ke cilacap aja sini..bareng zam juga, kan blom pernah jengjeng ke nusakambangan…kekekekekek…

  3. Desember 5, 2008 pukul 9:44 pm

    ini novel ya ? sorry, baru pertama kali mampir, salam kenal ya

  4. Desember 6, 2008 pukul 10:46 am

    jauh jauh jauh sekali

  5. Desember 7, 2008 pukul 4:06 pm

    KITA EMANG NGAK MUNGKIN MEMUASKAN HATI SEMUA FIHAK…
    PALING TIDAK KITA DAH BERUSAHA…..

  6. Desember 11, 2008 pukul 6:54 pm

    ya..ya.. saya maafkan, tapi lain kali jangan begitu lagi ya

  7. Desember 20, 2008 pukul 12:03 am

    Assalamualikum

    numpang lewat ni yeee….

    he3hk

  8. Desember 20, 2008 pukul 1:22 pm

    mampir maning. kabare apik mbok?
    nuwun yah sudah koment di blog saya.
    dapet temen baru kan? jangan jadi bulan-bulanan kekecewaan; PENTING.

  9. Desember 20, 2008 pukul 1:57 pm

    Ada berapa episode, mbak?

  10. Desember 21, 2008 pukul 2:50 pm

    adinata :::
    bukan novel, tapi curhatan… 😀
    thanx dah mampir…salam kenal juga 🙂

    omiyan :::
    apanya yang jauh????

    elly.s :::
    hehehe…betul mbak..sehati kita.. *tos sama mba elly.s*

    mikow :::
    saya mengecewakan mas mikow? apa gag kebalik tuh??? hehehehe 😀

    jouw :::
    wa’alaikumsalam…lewat doang niiih…mbok ya duduk duduk dulu..kekekekeke…

    munawar am :::
    iya, temen baru, cerita baru..hehehe…

    Heryan Tony :::
    gag tau. ini kan episodes of my journey, jadi yaa..sampe hidup saya berakhir. atau sampe saya bosen ngeblog..kekekekek… 😀

  11. Januari 4, 2009 pukul 5:23 pm

    hmmmm….. siang hari pulang dari rumah kerabat bersama anak istri, terjebak macet di tengah kota Madiun. karena di perempatan ramai mahasiswa berteriak minta bantuan dana untuk saudara di Palestina.

    Spontan hati ini teriak,….hei…apakah saudaramu itu hanya yang satu agama!!!!

    apakah Tuhan hanya menciptakan saudara bagimu yang se agama!!!

    Belajarlah lebih banyak di pandubhumi!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Episode Maruria

Yang Saya Dukung

Coin A Chance

Gerakan 1000 Buku

Bloggers For Bangsari

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html

My Facebook

Marlia Suminar's Facebook profile

My Mofuse

My Community


Photobucket

Be My Friend

Add to Technorati Favorites

Maru's Flickr

Ngobrol di pinggiran HI

Ki-ka : Sarah, Gita Aprikot, Mas Hedi

Byuh..ramene...

Saya dan Lutepi

Bersama Ndoro Kakung

Lebih Banyak Foto

Visitorz

  • 12,153 pengunjung

%d blogger menyukai ini: